Sel. Mei 28th, 2024

Perubahan Wujud Zat atau Materi terjadi ketika zat atau materi berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Ada tiga Perubahan Wujud Zat atau Materi yang umum terjadi, yaitu:

  1. Wujud Padat: Partikel-partikel zat tersusun rapat dan berada dalam posisi yang tetap. Contohnya adalah es, batu, dan besi. Baca Juga Health
  2. Wujud Cair: Partikel-partikel zat masih saling berdekatan tetapi dapat mengalir. Contohnya adalah air, minyak, dan air susu. Baca Juga Kumpulan Sejarah
  3. Wujud Gas: Partikel-partikel zat berada pada jarak yang sangat jauh dan bergerak secara bebas. Contohnya adalah udara, uap air, dan gas hidrogen.

Perubahan wujud zat bisa terjadi melalui dua proses utama, yaitu:

  1. Pembekuan (Pengerutan): Proses di mana zat berubah dari wujud cair menjadi padat. Contohnya adalah air yang membeku menjadi es.
  2. Penguapan (Penguapan): Proses di mana zat berubah dari wujud cair menjadi gas. Contohnya adalah air yang menguap menjadi uap air.

Selain itu, terdapat juga perubahan wujud zat yang lain, yaitu:

  1. Mencair (Peleburan): Proses di mana zat berubah dari wujud padat menjadi cair. Contohnya adalah es yang mencair menjadi air.
  2. Kondensasi: Proses di mana zat berubah dari wujud gas menjadi cair. Contohnya adalah uap air yang mengalami kondensasi menjadi tetesan air.
  3. Sublimasi: Proses di mana zat langsung berubah dari wujud padat menjadi gas atau sebaliknya tanpa melalui wujud cair terlebih dahulu. Contohnya adalah es yang langsung menguap menjadi uap air tanpa mencair terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *